Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Membuat Bootable Flashdisk Untuk Installer Sistem Operasi

 


Bootable adalah perangkat removable yang dapat digunakan untuk booting oleh komputer. Bootable umumnya digunakan untuk menginstall sistem operasi pada sebuah perangkat komputer. 
 
Cara kerja bootable ini adalah perangkat komputer akan booting tanpa melalui os utama tapi melalui installer os pada perangkat bootable ini. Setelah kita sukses install ulang atau install os baru pada komputer, kita bisa mencabut device bootable ini.
 
Perangkat yang bisa dijadikan bootable antara lain Harddisk/ SSD eksternal, Flashdisk, atau DVD. Namun, dalam prakteknya orang kebanyakan menggunakan flashdisk . 
 
Untuk membuat bootable apa saja yang perlu dipersiapkan ?
 
1) Flashdisk, minimal 8 GB karena ukuran ISO sekarang rata2 4 GB ke atas, amannya adalah 16 GB kalau ISO anda memiliki beberapa pilihan sistem operasi.
 
2) ISO sistem operasi, nantinya ISO ini akan kita burn ke dalam flashdisk
 
3) Software, untuk Windows anda bisa gunakan Rufus jika untuk Linux anda bisa gunakan Balena Etcher.
 
Tutorial ini akan dibagi akan dibagi menjadi 2 bagian Tutorial Rufus (Windows) dan tutorial Balena Etcher (Linux).
 

1) Menggunakan Rufus 

Jika anda ingin memakai Rufus, maka anda harus memakai Windows, karena Rufus hanya tersedia di Windows. Jika anda memakai Linux, anda bisa memakai Balena Etcher
 
a) Kalau ada data2 penting di flashdisk anda, silahkan backup dulu karena nanti kita harus memformat flashdisk ini untuk diisikan file-file dari ISO sistem operasi yang ingin kita install.
 
b) Colok flashdisk ke PC/Laptop anda.
 
c) Buka Rufus lalu perhatikan gambar di bawah ini 
 
 
  • Pada Boot selection, pilih file ISO sistem operasi yang ingin anda install
  • Pada Partition scheme, umumnya pilih GPT, kalau anda tidak yakin anda bisa cek dengan menekan Windows + R lalu ketikkan 'msinfo32' . Cari saja keterangan BIOS Mode kalau di situ UEFI silahkan pilih GPT di Rufus-nya.

mode bios
d) Jika sudah tersetting, silahkan klik "START" pada Rufus-nya. Jika ada ISOHybrid Image Detected, silahkan pilih "Write in ISO Image (Recommended)". Jika ada peringatan lagi untuk memformat flashdisk anda, langsung OK saja.
 

peringatan write in iso/dd
 
peringatan format flashdisk


 e) Tunggu hingga proses selesai. Jangan cabut flashdisk sebelum selesai. Jika anda ingin cancel anda bisa klik "Cancel". Lamanya proses tergantung ukuran file ISO OS yang anda masukkan.
 
status rufus
f) Jika sudah ada status READY silahkan cabut flashdisk anda karena prosesnya sudah selesai (jangan lupa eject terlebih dahulu)
 
 

2) Menggunakan Balena Etcher 


 Saya akan menggunakan Balena Etcher versi Windows, karena kurang lebih tampilan dan cara penggunaannya sama saja dengan versi Linux.
  
 
a) Buka Balena Etcher. Di sini mudah saja anda tinggal klik "Flash from file" lalu pilih File ISO OS yang ingin anda jadikan installer.
 
b) Klik "Select target" lalu pilih device yang ingin anda jadikan bootable. Kurang lebih tampilannya seperti ini jika sudah selesai disetting.
 
balena etcher
c) Langsung klik "Flash" untuk memulai proses Flashing. Tunggu sampai prosesnya selesai.
 
proses flash balena etcher
validating balena etcher

d) Jika sudah selesai, tampilannya seperti ini.
flash completed balena etcher


 
Poin-poin penting dari tutorial ini :
  • Siapkan Flashdisk, File ISO sistem operasi, dan Software (Rufus/Balena Etcher)
  • Flashdisk minimal 8 GB rekomendasi 16 GB 
  • Backup data penting karena kita harus melakukan format flashdisk untuk membuat bootable installer OS.  

Jika anda ingin menginstall OS menggunakan bootable tersebut ke PC/Laptop anda, anda harus masuk ke BIOS dan ganti Flashdisk anda untuk menjadi urutan teratas booting di BIOS. Untuk tutorial lengkapnya, mungkin di postingan berikutnya. 


 

 
 

Post a Comment for "Cara Membuat Bootable Flashdisk Untuk Installer Sistem Operasi"